Author

Catatan,

Sepenggal Kisah

Begini, aku pernah dalam kondisi psikis yang sangat drop. Bagaimana tidak, melihat orang lain dengan kesuksesannya. Sementara kita belum bisa menikmatinya. Begitulah.. bila kita selalu melihat ke atas, melihat kesuksesan orang tanpa melihat perjuangannya. Menjadikan kita menjadi kufur nikmat. Aku termasuk orang yang jarang merasa terpuruk terutama dipengaruhi oleh kondisi orang lain. Tapi, kenapa bisa saat itu terpuruk?

Mungkin emang saat itu berada pada posisi bener-bener depresi, atau apalah kurang paham. Ceritanya waktu itu sedang mengambil duit di ATM di sebuah minimarket. Tanpa sengaja bertemu temen jaman STM. Yang perlu diketahui, mungkin jaman STM aku termasuk anak cupu, kurang gaul, kurang nongkrong dan selalu jadi pusat bullying orang lain. Apalagi untuk seorang anak yang alhamdulillah rajin dan alhamdulillah juga diberi kenikmatan untuk mudah memahami pelajaran, plus punya postur tubuh yang kecil, maka tak jarang sering dimanfaatin teman – teman untuk garapin tugas. Bila menolak, udah pasti berbagai bentuk kejailan teman pernah aku alami. Nah, kebetulan teman yang ketemu di minimarket tersebut merupakan salah satu orang yang sering membully diriku. Tapi apa yang nampak pada dirinya sehingga aku merasa ngedrop begitu?

Pada pertemuan tersebut, aku dan dia sama – sama dalam keadaan sedang bekerja. Aku yang pekerjaannya di dunia lingkungan jelas bebas memakai pakaian apapun, asalkan nyaman. Pun saat itu aku hanya menggunakan kaos oblong – celana trainning – sandal jepit. Sementara dia bekerja di salah satu lembaga keuangan. Pakaian necis menempel di badannya. Kemeja – dasi – celana dengan bekas setrikaan yang rapi ditambah sepatu pantofel. Sekilas kaget. Saling ngobrol layaknya kawan yang lama tak jumpa. Di akhir pertemuan, dia minta dibeliin snack dan minuman. Masih sama seperti saat STM. Tapi aku juga ga bisa nolak, bukan karena merasa terpojok seperti jaman STM, tapi emang karena sudah kebiasaan dengan teman – teman di dunia lingkungan untuk saling berbagi.

Begitu perpisahan dan aku kembali mengendarai motorku, sementara dia kembali naik mobilnya dimana sudah ditunggu sopir, semua bayangan jaman – jaman sekolah kembali terulang. Saat itulah perasaat terpuruk mulai merasukiku. Pertanyaan – pertanyaan yang membuatku hilang rasa syukur menyergapku. Kenapa yang orang pintar malah dapat pekerjaan hanya seperti ini, tak terlihat perlente sama sekali di depan orang, sama sekali tak menaikan status sosialku. Ditambah lagi bayangan – bayangan kawan kuliah. Aku (yang alhamdulillahnya bisa melanjutkan kuliah S2) kenapa hanya begini saja. Sementara teman –temanku yang hanya sampai jenjang kuliah S1 mampu menduduki jabatan – jabatan penting di perbankan. Teringat pula saat dulu jaman kuliah, tiap ada tugas kuliah, mereka selalu memenuhi kamar kost 3 x 3 meterku untuk sekedar belajar bagaimana memecahkan tugas. Mereka yang tiap ujian semester maupun tengah semester rela menunggu aku pulang kerja jam 12 malam untuk kembali belajar pemecahan soal. Terkadang, yang datang ke kostan bergantian. Gak jarang juga mereka bergantian datang, bahkan sampai subuh, sampai jam 7 pagi tetap ada yang bergantian untuk belajar ke kostku. Dan saat ini mereka telah sukses dengan gaji bulanan yang entah berapa karena emang aku ga pernah menanyakan gaji seseorang. Sementara, aku masih seperti ini, tiap hari bersandal jepit, celana trainning atau kadang memakai celana jeans, juga kaos oblong. Bahkan beberapa kemeja formal dan kemeja batik sama sekali ga pernah aku pakai, kecuali untuk kondangan. Bahkan pula sepatu pantofel sampai pecah – pecah saking lamanya ga aku pakai.

Di keadaan yang seperti itu tak terasa air mata mengalir deras. Menyalahkan Tuhan, itu jadi salah satu menunya. Pertanyaan mengapa dan mengapa menemani perjalananku sampai di lokasi aku mengabdikan diri pada masyarakat.

Sepulang dari lokasi pemberdayaan masyarakat, aku mampir ke rumah salah satu kawan. Kawan yang awalnya dipertemukan karena pekerjaan, namun karena berbagai kecocokan akhirnya jadi kawan berbagi ide. Kawan yang satu ini pada saat awal bertemu dalam pikiranku bilang: “Aku pengen berteman dengan dia”. Biasanya emang seperti itu, seseorang yang “diridhoi” oleh hati untuk menjadi kawan dekat itu selalu ada semacam keinginan hati untuk dekat sejak pertama ketemu.

Pada perjumpaan dengan kawanku itu berbagai ide dan harapan muncul dari dia dan dari aku. Ide – ide yang berkaitan dengan lingkungan, keinginan yang biasanya harus dibuktikan sendiri oleh si punya inisiatif. Keinginan tentang terobosan – terobosan baru, keinginan – keinginan yang biasanya selalu diragukan oleh orang lain. Di kesempatan tersebut malah aku lebih banyak diam, lebih banyak berfikir yang akhirnya lebih banyak rasa syukur.

Men… memang pekerjaanku seperti ini, pakaianku seperti ini, gajiku ga seberapa dibanding kawan – kawanku di luaran sana. Tapi apa mereka seberuntung aku memiliki kawan – kawan dengan berbagai ide briliant? Apa mereka seberuntung aku memiliki kawan – kawan yang lebih sering mikirin orang lain, mikirin lingkungan, mikirin nasib bumi, mikirin nasib anak – cucu kelak dibanding memikirkan diri mereka sendiri? Mungkin aku seperti ini, tapi apa mereka bisa seberuntung aku untuk menentukan kapan mesti nyantai? Kayaknya untuk liburan pun mereka musti mengalokasikan waktu mereka 3 bulan sebelumnya, sementara kapanpun aku pengen liburan, aku tinggal bilang temen: bosen, kemana yuk? Dan mereka dengan senang hati buat ngasih rekomendasi tempat liburan. Apakah mereka bisa bebas menjadi diri mereka sendiri, sementara penampilan berantakan sedikitpun bisa berpengaruh pada jabatan mereka, sehingga tak jarang mereka menghabiskan waktu mereka untuk perawatan wajah dan tubuh.

Pertemuan tersebut sungguh menyadarkanku bahwa aku jauh lebih beruntung ketimbang teman – temanku yang lain. Rasa syukur kembali mengalir pada diriku. Ditambah dengan berbagai artikel tentang bahaya riba dan lain – lain yang membuatku jauh lebih bersyukur, biarpun gaji kecil tapi insha Allah jauh dari murka Illahi. Dan lagi pertemuan itu membuatku beristighfar, sempat ada rasa sombong dalam diriku, merasa aku lebih baik dari orang lain saat membandingkan diri ini waktu STM dan kuliah.

Dan lebih penting lagi: “Bahwa nikmat dan rezeki itu bukan melulu soal materi, memiliki kawan – kawan baik, yang berkualitas, serta mereka yang mau mengingatkan kita saat kufur nikmat serta menunjuki kita jalan yang lurus itu jauh lebih nikmat dibanding sebatas materi”.

Terima kasih Ya Rohman Ya Rohim untuk karunia – Mu yang tak kan pernah terhitung, walaupun harus menghitung banyaknya pasir di pantai, tak kan mampu melebihi kuasa – Mu.

Content from : Widodo S.p

Nusakambangan, Pantai,

Pantai Selok Pipa, Nusakambangan

Yey, akhirya setelah beberapa bulan nggak nulis tentang pantai yang ada di Nusakambangan, sekarang mau bahas pantai Selok Pipa yang ada di nusakambangan, banyak sing tanya tentang cara ke pantai selok pipa ini ke instagramku @manggaul (promosi), buat yang baru pertama baca blog ku ini bisa liat daftar isinya di sini loh, ada beberapa pantai yang berpasir putih yang bisa dikunjungi untuk umum

Oke, di nusakambangan sebenernya banyak sekalo terdapat spot mancing, salah satunya adalah di pantai selok pipa. Pantai yang tersembunyi di pantai selatan pulau nusakambangan dengan keindahan yang sangat mengagumkan, pantai yang berkarakter karang dangkal dan bentuknya seperti halnya laguna, maka pantai ini sangat aman untuk aktifitas memancing.

from http://www.clacapan.com/ – Ikan cendro hasil memancing di selok pipa Nusakambangan

untuk akses kesini cukup mudah, beda dengan pantai nusakambangan yang lain yang harus berlajan hampir beberapa jam, kalau ke pantai Selok Pipa ini jalan kaki cuma sekitar 30 menit aja, tapi sebelumnya harus naik perahu dulu ya dari Teluk Penyu, tarif naik kapalnya murah kok, 25rb udah bolak balik, dateng aja ke keteluk penyu bilang aja mau ke Pantai Selok Pipa, pasti si tekong (nelayan) udah tau kok, langsung dianterin dan dikasih nomer hp, nah nomer hp ini bisa di telfon buat jemput pas kamu mau pulang dari pantainya, oiya kasih kabarnya jangan masih di selok pipanya yaa, nanit kelamaan nungguin kalian jalan, kan kasian…

Untuk ke pantai ini, kamu cukup bilang mau ke Selok Pipa, nanti dianterin ke lokasi ini, nah disinilah kamu memulai perjalanan, inget ya jalannya lurus dibalik jembatan ini,

tambatan kapal di karang tengah
Arah jalan ke selok pipa

nah di perjalanan ini nanti ada rumah warga, dimana dirumah ini ada warga yang membuat gula dari kelapa, kamu bisa loh beli gula nya dari sini, langsung, eh kalo pas beruntung kadang nemuin warga yang lagi proses membuat Gula kelapanya

proses pembuatan gula

lanjut perjalanan lagi kamu nanti ngelewati kuburan, aku juga ga tau pasti sih ini kuburan warga sini atau emang kuburan belanda, pokonya disini ada kuburan, dan kamu pasti lewat sini

makam

kalo ketemu kuburan ini, lewat sebelah kirinya yaa, terus naik ke atas nanti ketemu pohon pohon kelapa yang lurus lurus, cakep sih buat foto

pohon kelapa tertata rapi

ngikuti jalan aja kalo udah sampe sini, jalannya jelas kok, cuma 1 jalur, jalurnya jelas karna masih banyak orang yang kesini buat mancing sampe nginep ber minggu minggu disini

Didalam perjalanan menuju ke selok pipo

ada beberapa foto yang mau aku bagiin nih, dan ada ratusan foto lagi di Hardisk ku, kalau mau liat atau mau minta foto bisa loh kamu pinjem Hardiskku,, mau kasih tau juga nih, ini pantainya berbentuk U nah kamu bisa loh ke kanan atau ke kiri , cuma bedanya kalau ke bagian kiri ombaknya lumayan kecil, pantainya lebih tenang dan batunya gede gede banget, di bawah ada gambarnya yaa,, nah untuk yang pantai sebelah kanan disini bebatuannya kecil kecil tapi ombaknya lumayan guede loh, bisa sampe 5 meter, nanti kamu bisa liat di foto nya yaa

Nah foto foto diatas adalah sebelah kanan, kalo bagian sebalah kiri bisa lihat foto2 dibawah ini ya

kayanya cukup segini aja yaa foto fotonya, sebenernya sih masih banyak yang lainnya, tapi sigini aja deh yang dibagiin, kalau mau tanya yang lainnya tentang pantai Selok Pipa ini, kamu bisa komen dibawah yaa, nanti dibales oiya beberapa foto diatas diambil dari temen saya @risharofiana sama dari mas Tangkas Pamuji

Catatan,

Cerita Solo Travelling ke Karimun Jawa (Travelling Sendirian)

Catatan kali ini mengenai trip ke karimun jawa karena banyak yang minta untuk ditulis di blog. karimun jawa adalah impianku dari masa SMK, maklum aku dulu ga bisa menikmati akses internet karena tinggal di desa, jadi awalnya aku tau karimun jawa ini dari internet berkat iseng iseng internetan pake hp temen. Snorkeling, melihat trumbu karang, ikan warna warni yang kecil, foto bareng nemo, ahh itu indah sekali kalo melihat di layar televisi. tapi mimpiku seolah olah akan gagal melihat terumbu karang secara langsung, dan foto bareng ikan ikan nemo yang lucu itu karena aku ga bisa berenang, tapi aku tetep pengen ke karimun jawa walaupun ga bisa berenang. Yeahhh pokoknya semangat jalan-jalan, baca sampai selesai ya.

Berbekal informasi dari internet dan kenekatan, pd tgl 12 September 2016, tepatnya hari Senin aku berangkat menuju semarang. Ya, semarang.. masih inget waktu itu lagi ramai suasana idul adha, pokonya pas hari H idul adha aku pergi dari rumah menuju semarang, sebenernya si ga pengen pas hari idul adha itu sih, tapi kan emang ada temen yang mau ke semarang jadinya ikut nebeng dia sekalian biar irit biaya perjalanan dll. Oiya sedikit cerita sebelum aku putuskan nekat travelling sendirian ke karimun  jawa, beberapa bulan sebelum idul adha ini udah ngajakin beberapa temen biar ikut bareng kesana, tapi ya ga nemu nemu sampe berbulan bulan akhirnya nekat juga sendiri kesana..

Simpang Lima

Disemarang, disemarang ini aku stay di kosnya ibnu sampe beberapa hari sambil browsing browsing diinternet tentang perjalanan karimun jawa dari semarang, nah di semarang ini aku mau berterima kasih sama Ibnu, Faiq, Indri sama Meila dan temen temen lainnya. yang sempet nyamperin ke kos, ngajak main, makan rendang, pinjemin kamera, main sampe malem sampe kos nya di kunci dan ga bisa buka kos karna ibnu nya lagi ga tau dimana, pokoknya diem di teras nunggu ibnu pulang dari kegiatannya dia yang super sibuk, singkatnya aku di semarang dari senin sampe rabu, Rabu, jam 3 pagi aku bangun dari tidur persiapan menuju ke jepara pakai motornya ibnu, Sendirian, demi ngejar ikut kapal Siginjai dari jepara. pokoknya kenekatanku dimulai dari jam 3 itu, dimana aku ga tau jalan menuju jepara dan baru pertama kali naik motor sendirian di jam 3 dini hari, untung selama perjalanan aku di temani Google Maps.

jam 4 pagi udh di di perbatasan Demak

Ya, berkat dia perjalananku sampe di jepara tepat jam 5.15 udah sampe jepara dan sholat subuh dulu di pom dekat pelabuhan kartini, selesai sholat langsung buru buru beli tiket dapet info dari internet kalau antri tiketnya lama dan panjang, akhirnya tepat jam 5.50 udh dapet tiket untuk perjalanan ke jepara pakai kapal Siginjai, kapal siginjai ini termasuk yang paling murah loh, aku dapet harga 57rb. Tiket udah ditangan, laper, mau beli makan di warung udah ga sabar pengen liat sunrise di pelabuhan kartini, akhirnya ga jadi makan sampe akhirnya cari tempat duduk di kapal siginjai ini, di kapal ini mulai lepas dari pelabuhan jam 7 selama perjalanan di kapal ga bisa diem, pindah pindah tempat duduk cari temen ngobrol, sampe akhirnya ketemu satu keluarga yang kebetulan mau ngunjungi kaluarganya di karimun jawa, di sini sambil ngobrol anaknya minta makan, dan akhirnya mereka makan bareng dan aku pun dikasih rames sama keluarga ini, kalo ga ada mereka kayanya aku bisa keluar uang lebih banyak lagi  untuk beli makan di dalem kapal yang harganya lumayan mahal. sambil ngobrol kesana kemari sampe cape ngobrol, dan bayangin kita semua di dalem kapal sekitar 5 jam baru sampe pelabuhan karimun  jawa

loket pembelian tiket kapal Siginjai
keluarga yang kasih aku nasi rames

Tarraaaa… sekitar jam 12.30 siang akhirnya kakiku menapak untuk pertama kalinya di tanah karimun jawa, rasa seneng pasti ada lah, ya pokonya seneng lah, sampe ga bisa nulis di blog ini senengnya gimana, Nah di karimun ini ada banyak orang yang nawarin buat ikutan paketan trip, dari berbagai macam harga si yang mereka tawarin, tapi kebetulan aku ga ikutan paket trip, jadi aku disana sambil beli minum sambil telfon homstay yang sebelumnya udh aku pesen, dan kebetulan aku dijemput dari pelabuhan sampe homstaynya ..

penginapan semalam 75rb dapet 3 kasur:v

sampe di homstay aku langsung ditawarin untuk sewa motor sama dikasih tau beberapa tempat lokasi wisata darat, sewa motor disini 75rb 24 jam, nah bodohnya nih, sampe di homstay sekitar jam 1, nah itu otomatis aku mandi dulu dari semarang belum mandi dan karna cape di kapal akhirnya ga kerasa ketiduran di kamar sampe jam 5 sore, gila emang,, niatnya mau tour darat, mau keliling karimun jawa pake motor malah tidur sampe sore, yaudah akhirnya aku tanya lokasi alun alun karimun jawa buat cari makan disana, yang katanya murah murah, dan alhamdulillahnya aku dapet penginapan yang ga jauh dari alun alun ini, ya kurang lebih sekitar 100 meter, jalan kaki 7 menit udh sampe alun alunnya, ya karna ke alun alun jam 5 sore, pedagang2 makanannya belum pada buka, jadi aku main main dulu ke pantai sambil liat sunset nya, cakep.

ikan segar siap di bakar
jagung bakar di alun alun karimun jawa

sekitar jam 6.30 aku balik lagi ke alun2 buat beli ikan bakar, gilaa… murahhh murahh,.. kalo dibanding harga di Cilacap ya setengahnya lah.. pokonya puas puasin deh makan ikan disana, daaan disana aku disuruh pilih ikan segar dan langsung dibakar, jadi aku nunggu juga buat antri dibakar, dan keliling keliling nyicipi berbagai jajanan di alun alun sampe akhirnya ga kerasa udah jam 9 malem, balik dan buat persiapan snorkeling besok yang kebetulan di tawari  sama yang punya homstay untuk Tour Laut nah biayanya 150rb, udh termasuk Google, Fin, Kaki katak, makan siang , pokoknya full cover lah sampe selesai..

foto bareng diatas deck kapal sebelum perjalanan

jam 7 pagi, aku di jemput sama pemandu Tour Lautnya, pas di jemput kebetulan aku belum makan, dan aku sempet di suruh makan dulu di warung pinggir pelabuhannya, jam 8 kita semua udh diatas deck kapal, semua yang ikut tour laut ga ikut paketan tour, jadi kita disini mirip mirip sama share cost gitu, kebanyakan sih bule yang ikut di kapal ini, disini aku kenalan sama sesama orang yang jalan jalan sendirian, ada yang dari singapore dan beberapa negara yg lain, pake bahasa inggris dong jelas, ya walau agak macet macet tapi yang paling penting sih sama sama mudeng

Pertama kali naik deck kapalnya sih udah seneng banget rasanya, ya gimana ya ini destinasi impianku dari smk, paling akung sih sebenernya karna aku ga bisa berenang aja sih, kebayang gak gilanya, “aku gak bisa berenang tapi pengen foto bareng sama ikan nemo di dasar laut” ..
pernah dapet quotes gini

“if your dreams don’t scare you, they aren’t big enough.”

Kalau mimpi kamu gak bikin kamu ngeri, nggak bikin kamu ragu dan takut, itu artinya mimpi kamu kurang tinggi.

yaaa gila sih, tapi itu emang mimpi aku foto di dasar laut, tapi akhirnya berhasil kok aku foto di dasar laut walau ga bisa berenang walau ada drama dulu sama tukang potonya.. Udah tau nggak bisa berenang masih nekad jalan-jalan ke laut? Kenapa nggak? Wis kadhung tresno! #halah

ya jadinya gini, ga bisa berenang tapi nekat main ke laut, ya kalo ga gini ga punya cerita seru dong
yang paling aku inget di karimun jawa adalah momen waktu aku dapet giliran foto di dasar laut, otomatis aku langsung dipanggil dong sama mas mas yang tukang poto underwaternya, disitu aku ga bilang kalo aku ga bisa berenang, tapi pede banget aku niatan lepas lifejacket (pelampung) terus nyelam, 1 , 2 , 3 , yakkk,,, aku berhasil masuk ke dalem laut tanpa lifejacket, ngeri ga sih orang ga bisa renang sama sekali tapi berani lepas lifejacket, gak lama masuk ke dalem akhirnya aku keluar lagi ke permukaan, alhamdulillah pas diatasnya masih ada pelampung yang aku copot tadi, tapi mas tukang potonya kurang puas, dia bilang kalo aku kurang ke dasar jadinya foto yang diambil tadi kurang memuaskan,  disitu momen aku jujur kalo aku ga bisa berenang.. hahhaa .. malu sih, tapi ya gmn yaa.. akhirnya aku dipanggilin guide satunya lagi, nah si guide yang satu ini posisinya di samping aku, dia kasih aba aba ke aku, “mas, dalam hitungan 1 2 3 tahan napas ya, tenang, jangan panik” gak lama dia bilang “siap mas, 1 2 3” tau gak, yang dia lakuin ke aku? dia ini neken bagian pinggang aku terus di dorong kedasar laut, gilaa menn,,,, pengalaman gila gilaaaa gilaaaa,,, selama ini cuma bisa liat pemandangan bawah laut di youtube sama instagram, dan itu aku liat langsung, alhamdulillah, tapi pemandangan aslinya lebih keren, asli, gak nyesel aku di dorong sama guide nya tadi. sempet aku videoin sih si guide ini pake kamera aku, tapi kayanya ga bisa di upload, durasinya terlalu panjang sama size videonya ya hampir 2gb jadi ga jadi aku upload proses aku di dorong ke dasar lautnya, ., tapi keren asli, buat kamu yang ga bisa berenang dan mau foto di dasar laut bareng ikan ikan yang cantik, ke karimun jawa lah… gak nyesel, apa lagi kalau kalian udah pinter berenang, pasti lebih bebas lagi di dasar lautnya yakan?

dapet temen dari singapore
ikan ikan kecil kaliatan dari atas deck kapal
tuh kannn,,, foto di dasar laut,, yey
style aku kurang lebih seperti ini kalo di dalem laut :v
ikan cantik di dasar laut
selesai makan siang
males malesan di pulau menjangan kecil setelah makan siang

Setelah males malesan di pulau menjangan kecil dari jam 12 sampe sekitar jam 2, kita semua dibangunin sama guidenya katanya mau ke lokasi snorkeling terakhir, oiya kita satu hari disini full snorkeling yaa, dan lokasinya berpindah pindah, satu lokasi sekitar 45 menit sebelum pindah ke lokasi yang lain, ya kalo ga salah sekitar 5 lokasi snorkling, perbedaaannya ada di spesies ikannya, karang karagnya sama kedalamannya, tapi kalo ngomong dalam, disini dalam, paling cetek 5 meter yang untuk spot snorkeling, pusing gak coba kalo yang  ga bisa renang .. haha

setelah selesai snorkeling yang terakhir, kita semua mampir di Menjangan Resort untuk menyaksikan sunset, daaann, lagi lagi di karimun jawa ini dapet sesuatu yang belum pernah aku lihat, disini aku menyaksikan matahari tenggelam (sunset) dari masih ada sinarnya sampe habis, sampe lihat setengah lingkaran, biasanya kalo di kita cilacap matahari belum sampe dasar udah ilang duluan ,, itu indah banget, sempet aku rekan timelapse pake kamera, tapi lagi lagi males banget uploadnya, size nya yang terlalu besar buat di upload, tapi next deh kapan kapan coba di edit videonya biar bisa diliat sama temen temen..

Dan yang paling penting di perjalanan kali ini selain cerita diatas, aku dapet pemberutahuan kalau aku di terima di salah satu perusahaan yang beberapa bulan sebelumnya sempet test kerja melamar kerja disana, tambah gila ga tuh, udah seneng seharian, terus sambil liat sunset eh dapet sms kalo aku diterima kerja, alahmdulillah, tuhan emang ga bisa ditebak yaa, ada aja momen yang buat aku seneng,,  Lanjut yaa.. dan setelah sunsetnya terbenam, kita semua pulang ke pelabuhan, dan dari pelabuhan ini aku jalan kaki, gak di anter sama guidenya, takira sih dijemput juga dianter, eh ternyata engga, yaudah utung penginapannya deket.

sampe penginapan sekitar jam 7 malem, mandi terus langsung cus ke alun alun lagi cari makan dan sampe malem, ga lupa beli oleh oleh dari sini

beberapa oleh oleh khas karimun jawa

Hari terakhir di karimun jawa aku habiskan dengan tidur di kamar karna cape, sambil menunggu dianter ke pelabuhan karimun jawa yang katanya kapalnya dateng sekitar jam 1 siang, setelah beberapa jam naik kapal, akhirnya sampe juga di pelabuhan kartini, aku langsung ambil motor di penginapan dan langsung cus ke semarang, gak lupa aku nyalakan Google Maps, ya walau akhirnya beberapa kali si Maps ini eror, Alhamdulillah sempet mampir dan sholat isya juga di Masjid Agung Demak..

Mampir sholat isya di Masjid Agung Demak

Muka kesel karna minta tolong fotoin sama anak pesantren eh dia ga bisa moto, berkali kali blur, dan ini foto yang terbaik, alhamdulillah dapet foto,
terus lanjut motoran lagi ke semarang, ke kos Ibnu, alhamdulillah pas sampe sekitar simpang lima hujan deres, asli deres banget, walaupun udah pake mantel tetep aja kerasa deresnya, akhirnya berhenti lama sambil nunggu hujan reda

hujan deres banget, terpaksa behenti walaupun bawa mantel

Kalau diitung itung, aku berangkat dari cilacap hari senin, dan sampe cilacap lagi hari minggu pagi, mantep sih emang, tapi banyak yang ga percaya kalo aku main selama seminggu itu habis uang banyak, aku pergi seinggu habis sekitar 1 juta, dan di karimun jawa nya, aku habis sekitar 500rb, selama 3 hari 2 malem di sana, pokonya 500rb dari pelabuhan kartini sampe pelabuhan lagi, udah include tiket, makan, penginapan dll..

Enaknya travelling sendiri ya gini, bisa ngatur budget yang keluar, paket wisata ke kerimun jawa waktu itu selama 3 hari 2 malem paling murah 700rb, dan aku disana cuma habis 500rb, alhamdulillah aku main selama seminggu ini juga bermodalkan jual kamera Xiaomi Yi, yang waktu itu lagi rame ramenya persewaan SportCam, aku jual 1 juta dan semuanya aku habiskan buat perjalanan ini .. sekian dulu ya ceritanya, tungguin cerita cerita perjalanan ku yang lainya.. terima kasih.

Catatan,

Rutinitas = BUANG WAKTU!

Tanpa disadari, aku yakin sebagian besar orang telah membuang waktunya tanpa mereka sadari.

Untuk mahasiswa:
Tiap pagi bangun tidur, pergi ke kampus, masuk kelas, selesai nongkrong bentar, pulang ke rumah. Besoknya ya gitu terus…

Untuk pekerja:
Tiap pagi bangun tidur, pergi ke kantor, masuk jam 8 pagi, jam 12 makan siang sampe jam 1, kerja lagi sampe jam 5 sore, trus pulang ke rumah. Besoknya, ya gitu lagi…

RUTINITAS = BUANG WAKTU = BORING = NGGA ASIK!

Hidup cuma 1x. Alangkah asiknya kalau hidupmu berwarna. Banyak variasi. Bermakna. Berkembang.

Gimana caranya?

aku ngga bilang untuk supaya hidup berwarna, Kamu harus ngga lakuin rutinitas yang seharusnya kamu lakuin: kuliah / kerja. TAPI,… coba tantang diri Kamu untuk berpikir, “Apa yang bisa aku  lakuin ya?” atau “Gimana caranya untuk ngebuat aku atau kerjaan aku lebih bagus ya?” atau “Gimana caranya supaya aku bisa punya network / teman lebih banyak lagi ya?“, dan seterusnya dan seterusnya.

Jadi, ketika harus kuliah,… ketika di kelas, pikirin gimana caranya supaya ilmu yang Kamu dapetin itu maksimal. Apakah ikut secara aktif dalam diskusi? Beraniin diri untuk nanya? Beraniin diri untuk maju ke depan untuk presentasi? Ketika istirahat, gunain waktu untuk jangan hanya nongkrong sama temen-temen yang itu ituuuuu aja. Coba sekali-kali maen ke jurusan lain, kenalan. Kali aja ketemu jodoh? he he he. Dan, pas waktunya pulang atau di weekend, gunain untuk berorganisasi!

Untuk yang kerja, coba pas makan siang… jangan hanya makan siang sama temen makan siang yang itu ituuuu aja. Pas meeting, jadilah orang yang aktif. Beraniin untuk ambil suatu posisi, atau tanggung jawab. Pas waktunya pulang, coba untuk hang out sama teman. Cari kenalan teman baru, jangan hanya dengan teman sekantor, kalo perlu malah dengan orang yang beda industri. Ngga ada ruginya punya temen banyak!

Mungkin, pas weekend, gunain untuk merenung. Coba mikirin, ada ngga hal lain dari apa yang sudah kamu lakuin, yang Kamu suka… (passion)? Kalo ada, COBA perjelas di otak Kamu, dan tulis. Jabarkan juga step-stepnya. Dan, yang paling penting, untuk beraniin untuk #MakeItHappen!

aku tipe orang yang suka nantang diri sendiri. aku ngga sedih ketika ngga punya duit. aku sedih dan bener-bener worried ketika aku ngga punya ide, dan ngga tau mesti ngapain. Dan, ketika aku lagi penuh ide, aku bahagia luar biasa.

Kegiatan aku sehari hari sekarang bekerja, selain itu? aku juga kuliah, ya aku bekerja sambil kuliah beberapa waktu lalu aku sudah pernah tulis artikel “Share Suka Duka Kerja Sambil Kuliah”, selain kuliah dirumah aku punya kolam ikan dan aku juga harus merawatnya pagi siang sore, aku juga beberapa bulan yang lalu beli sepeda, kalo pas lagi ga punya ide atau lagi bosan keliling keliling desa pake sepeda, ikutan beberapa komunitas dan masih banyak kegiatan kegiatan lain yang ga bisa aku tulis disini. Dan beberapa temen sempet tanya, “emang ga cape apa Kerja, Kuliah, Punya kolam, Sering sepedaan?” dan pertanyaan pertanyaan lain. Dan aku jawab, NGGAK!

Inilah cara aku untuk selalu membuat hidup aku penuh warna. aku selalu tantang diri aku, selalu beraniin diri aku ngelakuin banyak hal yang sebelumnya belum pernah aku lakuin! Kenapa?

Karena aku sadar… Rutinitas itu BORING, BUANG WAKTU! Dan aku mau hidup aku berwarna, bermakna, dan… asik. Siapa yang sependapat sama aku?

oke…semoga menginspirasi dan keep sharing and dont waste your time any moredo something like a girl changes clothes.. ditulis ulang dari Kaskus

Bantarsari, Cilacap, Curug,

Pertama kali main ke Curug Tonjong, Bantarsari

Yey, akhirnya Aku main ke curug lagi, tapi kali iin curugnya beda, curug yang ini berada di bantar sari, dimana lokasi curugnya masih bagus dan yang main kesini baru anak anak sekitar bantar sari saja, luar daerah jarang yang tau,, jalan menuju curug sini kalo orang kota bilang disini jalannya extreme,, dimana aku sendiri bisa dikatakakan berada di cilacap kota, motor aku tidak bisa masuk ke dalam, walau sebenernya bisa masuk kedalam, tapi akung motor aku sudah stuck di pertengahan jalan karena jalan yang banayk lumpurnya, berikut beberapa foto yang aku abadikan selama perjalanan, sebenernya banyak si videonya tapi ga ada kuota buat upload video, sementara foto dulu yaa

pertama kita sebenarnya ga tau arah ke curug tonjong ini, eh kebetulan ketemu sama anak anak ini yang gak mau difoto, yaudah kita foto dari belakang aja

Anak anak penunjuk jalan kami ke curug

Jalan extreme yang aku bilang tadi, akhirnya motor aku, aku tinggal di pinggir sini, masih lumayan jauh perjalannan menuju curugnya

kondisi jalan

.

ini pas musin terang, coba gmn kalau pas musim penghujan
ban depan motorku sampe masuk ke dalem lumpur

Yey,, ini kita udah sampai di curugnya,, adem banget tempatnya sih, mantappp

.

.

kata anak anak sini, ini namanya batu love ,, emang iya sih  bentuknya kayak gambar love ,, 
foto bareng anak anak yang nganter kita kesini
hahaha

sebenernya videonya ada banyak,, aku juga ada banyak footage footage yang mungkin kalau di rangkai akan jadi video yang bagus, doakan aku sanngup merangkai footage footage yang sudah aku tangkap yaa, sekiaan dulu informasi dari curug tonjong yang aku dapat tulis, next kalo sempet nulis lagi bakal aku edit ke yagn lebih informatif kok,, terima kasih

oiya satu lagi, doakan aku biar bisa nulis di blog ini yang lebih baik lagi yaa, karena ini juga lagi belajaran nulis nih, aku baca sendiri juga pusing bacanya,

Catatan, Catatan Perjalanan, Nusakambangan, Pantai,

Pengalaman Bermalam di Pantai Kalikencana Nusakambangan

Halo Guys …
Kali ini saya akan menceritakan perjalan dan ekspedisi bermalam dipulau Eksekusi yaitu Pulau Nusakambangan

srikandi dalan trip kita

Pulau Nusakambangan adalah tempatnya Wisata pantai atau pantainya Cilacap selain Pantai Kemiren dan Teluk Penyu, tetapi Nusakambangan Juga memiliki berbai tempat menarik seperti : karang bolong,kalimpat,kalijati,karang bandung,rancahbabakan,selok pipo,kalikencana dan masik banyak lagi yang belum terjamah oleh manusia karena lebatnya hutan dan mistis yang ga sembarang orang dapat menembusnya, dan jika Kalian ingin mengunjungi wisata tersebut bisa follow instagram @manggaul @daubmatulasi

membuat api unggun untuk menghangatkan badan

Nah kali ini saya akan menceritan pengalaman saya camp di Kalikencana ,kalikencana terletak di nusakambangan bagian tegah ,selatan pulau atau balik pulau , jika kalian ingin kesana harus menembus hutan dengan perjalanan kaki kurang lebih 2jam – 3jam perjalanan kaki jika normal

Kembali ke tema, pada saat itu hari sabtu bulan 11 kalau ngga 12 tahun 2016 pukul 10.00 am saya datang kekontrakan temen untuk kumpul bareng, setelah beberapa saat saya mulai mendengar pembicaraan untuk camp dinusakambangan, pada saat itu saya tertarik untuk ikut karja saya juga sebenarnya pengin camp disana masa kesana Cuma buat nganterin orang tourguide dipagi sampai sore kan pasti penasaran saat malam lhaa,,,lalu saya mengusulkan pertanyaan “bawa tenda berpa guys” ,bawa 2 tenda bro,mau ikut apa “ya udah boleh kalo bener bawa 2 karna perasaan gw udah ga enak,jam 12 gw balik buat packing ,biasa acara kalo ndadak itu lebih greget wkwk , jam 2 gw langsung kesana dengan dianter temen sampai teluk penyu jam 1 kami semua udah sampai diteluk penyu,,eh sesampai diteluk penyu ternyata ga boleh buat camp ,katanya bahaya mas kemaren baruaja ada yang hilang,nyampai diteluk penyu jam 11 malem ,terus pada tanggal 29-11-2016 dikalimpat juga kejadian sama nyampe teluk penyu jam 10 malem gara’’ ada yang kesurupan ditengah perjalanan, akhire semua tukang perahu pada denger karna cekcoknya keras dan emang ketentuan dari paguyuban untuk tidak memberi izin,karna temen kami pada ngotot kepala tanggung udah bawa carrier akhirnya kepala paguyuban ditelpn teman saya ,dia dibawa blab la bla…masih tidak boleh ,akhirnya saya pun angkat bicara, saya sudah berpuluh kenusakambangan pak,saya paham betul alur,arah dan jalur dinusakambangan, lalu situkang perahu menjawab,”bukannya gitu mas ini udah kesepakan seluruh paguyuban,karna memang lagi ga aman buat perjalanan malam , saya menjawab,iya pak saya tahu itu saya akan jaga temen’’ saya tau resiko tapi saya punya solusi jika musuh saya bukan manusi,tapi kalo manusia saya pasti kalah karna saya ga bawa senjata,blab la bla

sedang membuat api unggun

Akhirnya saya diizinkan untung nybrang dengan perjanjian jika terjadi apa’’ karna hantu saya ga tanggung jawab,tapi kalo preman saya dari paguyuban bertanggung jawab, dan DEAL pukul 15.00 wib kami disebrangkan 15 menit sampai pukul 15.15 kami berdo’a sebelum memasuki hutan dan berangkat ,gw memimpin pasukan didepan sendiri ,setelah ditengah perjalan gw ngerasa ga enak,dan akhirnya gentian temen gw yang didepan ,setelah perjalanan kurang 15 menit lagi sampai karna tinggal nyebrang sungai dan hutan pohon waru dengan desiran ombak yang besar waktu itu pukul 18.00 saya meminta teman gw untuk break karna waktu wagrib ,temen gw ngeyel karna emang udah deket akhirnya pada nekat nyebrangi sungai dan seketika langit langsung gelap dan malam padahal harusnya masih cerah karna dipantai ,deg perasaan gw makin kacau dengan suara gamelan dan orgen , akhirnya gw nyuruh temen gw untuk break karna sudah pasti jalan nutup walaupun nyari berapa lama ga mungkin ketemu kalo bukan jamnya ,akhirnya pada ga percaya nekad nyari ,waktu itu gw berangkat ber 9 ,laki 6 cewe 3

tidur disini, dan yang cewe di dalem tenda

Gw bareng cewe’’ sambil nyalain rokok,,setelah setengah jam berlalu temen gw balik dengan hasil zonk ,akhrya gw udah berani jalan karna jam menunjukan jam 19.00 gw ngusulin lewat jalur sungai,eh ternyata airnya dalem banget padahal aslinya ga sedalam itu,,akhirnya udah lah camp sini aja pada putus asa.wah ga baik nih akhirnya gw nekad nyari jalur sama temen gw berdua lainnya tek suruh istirahan dan waktu itu saya kejeblos lumpur hampir habis paha gw ditelen lumpur dan akhirnya gw nyuruh temen gw balik lagi kerombongan break sebentar makan,ngopi,gitaran dan menikmati indahnya kunang-kunang

Jam menunjukan pukul 20.00 ayo jalan lagi gw yang didepan…dan jam 20.15 gw nemuin jejak kaki dihutan waru dan seketika itu jalur langsung muncul dengan jelasnya , jam 2.30 kami sampai pesisir pantai,langsung bikin api unggun,makan mie,tenda dan foto’’, ternya temen gw bo’ong katanya bawa tenda 2 ternya 1 yang satunya Cuma banner waduh,, jam 1 udah pada mulai ngantuk dan mencoba tidur ,gw dan para laki’’ dibanner dan cewe ditenda ,,jam 1.30 gw ga bias tidur karna gigitan serangga yang kurang ajar ,yang lain juga sama, dan ngoceh “kalo ini siang gw bakal balik dah” ga bias tidur sama sekali,panas,gatel,sakit,,hahh celoteh temen gw ,,gw mah masih biasa waktu itu dan setelah pulang gw paling parah

makan pagi bareng

Akhirnya pagi ,pukul 05.00 gw liat seorang laki’’ dan gw samperin ,pak dipantai sejak kapan “udah 6 hari mas,nyari lobster” emang bener sih lagi megang lobster,dan gw Tanya lagi, berarti semalam denger kita teriak’’ sama sorotan senter yah pak,lalu menjawab “wah gak liat dan denger apa’’ mas,nyasar yah” iya pak kok tau,lalu dia njawab “iya mas aku juga kemaren ilang sama,gabisa balik kegubug,lagi panas sih mas nusakambangan,dihutan pas mas ilang kana da makamnya” ,apa iya pak ga tau malah “itu yang tumpukan tanah itu makam mas”…dan bapak itupun pergi dan gw persiapan packing ,jam 9 mulai keluar dari kalikencana,terus lewat hutan waru semalem ,kita emang Cuma muter’’ disekeliling makam karna banyak jejek kaki kami,edan nihh jam 12.00 nyampai pantai jam 13.00 nyampai kost, mandi makan ,tidur,dan bangun tidur kaki gw udah bintik’’ merah hanya gw doang, mungkin karna keblusuk/ditelan lumpur pas dihutan semalem (fotonya ada disini)

Nb: karena privasi jadi gak bisa mempublikasikan foto lebih banyak 🙂

Cilacap,

Wisata Hutan Payau di Cilacap

Wisata Huta Payau.. ya, cilacap punya beberapa tempat mangrove seperti ini, Wisata Hutan Payau  ini terletak di jalan Wisata Payau karang talun, sedangkan yang satunya terdapat di derah kampung laut, beberapa waktu lalu pernah saya mengunjunginya dan saya publih sebagai salah satu artikel saya di blog ini, berikut ini artikel tentang mangrove di kampung laut : Pesone Hutan Mangrove di Kampung laut   Sebenarnya wisata ini bisa di kembangkan menjadi tempat wisata yang lebih ramai, tidak seperti saat ini yang dimana di saat siang hari kadang terdapat beberapa pemuda sekitar yang sedang mabuh di sekitaran pintu masuk, sehingga pengunjung yang ingin melihat langsung ke lokasi yang yang males bertemu dengan beberapa pemuda ini jadi males berkunjung..    

Bandung, Catatan, Catatan Perjalanan, Gratisan,

Gratis Promo Code Uber Taxi 230.000 (Bulan ini)

Buat kalian yang lagi jalan jalan yang dimana di kota tersebut ada taksi online Uber bisa nih dipake kode kreit ini, bisa dapet kredit maksimal sampai 230.000 loh..

Promo Code : miftahulh13ue

oiya ini kode promo buat user baru atau pelanggan pertama buat atau bonus buat yang baru pake aplikasi Uber, tapi  kamu pelanggan lama mau pake kode kredit ini agar dapet gratis kredit ? Bisa,

  1. caranya hapus data Aplikasi Uber atau re install aplikasi ubernya ,
  2. terus daftar dengan email dan nomer hape baru terus masukin / redeem dengan kode MIFTAHULH13UE  
  3. otomatis langsung dapet 230.000
  • dengan syarat nomer hapenya aktif soalnya buat dihubungi pas mau order taxi nya,

oiya ini ngga semuanya dapet 230.000 ya , kadang ada juga yang dapet 75.000 tapi tenang, uber taksi online yang murah kok. Kalo kamu dapet kredit 75rb sebaiknya dipake buat jarak 15km biar ngga mubah nantinya.. kode ini masih bisa dipake di bulan ini loh,

kalo yang dapet 230.000 dipake ekitar 50km lebih  biar ngga sia sia tumpangan gratisnya

Promo Code : miftahulh13ue

kota yang udah ada ubernya yaitu Uber Taxi Bandung, Uber Taxi Bali, Uber Taxi Jakarta cara ini pernah gue pake waktu jalan jalan di bandung, dimana saat itu gue dapet kredit 230.000 posisi ku saat itu di sekitaran trans studio bandung terus niatnya mau ke gedung date, dari tsb tadi gue booking uber menuju ke gedung sate, tapi karna niatan mau ngabisin tumpangan gratis hingga 230.000 yaudah kita belok blokin driver taxi nya biar muter muter bandung, lumayan keliling bandung gratis pake kredit 230rb kan mayan jauhh,, hehe

dan sama sekali ngga bayar alias free ini gue kasih bukti email dari jalan braga ke gedung sate okee… cukup sekian dulu gue post yang gratisan, kalo mau tau caranya biar bisa puluhan kali naik uber gratis silahkan pm aja ya

Catatan, Gunung,

Catatan perjalanan Tim Siput ke puncak Gunung Slamet, 3428 Mdpl via Bambangan

Kali ini gue akan menceritakan lama perjalanan tim Siput saat mendaki Gunung Slamet, yang katanya saat ini adalah Gunung tertinggi Kedua di pulau jawa..

Seminggu sebelum pendakian gue di bbm sama mas rahmat yang katanya mau ke slamet ini, yaudah lah tak iya in aja, lagian gue juga ga ada persiapan sama sekali, bayangin aja gue berangkat bareng rombongan ini yang gue bawa di tas gue yang bisa dibilang adalah murni barang gue adalah cuma Kaos satu, udahhh itu aja di tas gue Cuma ada satu barang itu aja yang punya gue,ada juga yang bilang ngga modal. Bayangin, Sandal gunung gue pinjem ke atik sama power bank nya, kompor juga punya ibnu, dan tas yang gue bawa juga tas nya si Fadhil, haha.. jadi yang gue pake ke slamet yang murni barang gue adalah celana, kolor, sempak, kaos, jaket, sama hape .. udah itu aja yang murni barang gue.. sisanya gue pinjem semua .. haha

Yaudah jangan ceritain pinjeman lagi deh, sedih juga gue nulis aib haha,, kita rombongan ber-9 ini sebelum berangkat ke basecamp bambangan senin sore, kita kumpul dulu pas malem miinggu nya buat bahas logistik yang kita butuhkan yang intinya kita ber-9 ini patungan 50rb rupiah include : Logistik (makan dan minum) , tiket masuk, tiket parkir, dan free sticker 1 dari basecamp .. kalo bensin motor kita personal aja, duit yang gue keluarin buat ke gunung slamet ini adalah sebesar 70rb, (50rb buat patungan dan 20rb buat bensin motor PP)

Jam 18.20 setelah sholat maghrib kita rombongan berangkat ke basecamp Bambangan yang dimana sesuai judul post ini adalah team siput, kita sampe bambangan jam 22.30 bayangin aja berapa jam perjalanan tuh, yahhh namanya juga siput hehe

Di basecamp kita langsung tidur biar ga terlalu cape karna perjalanan dan akhirnya kita jam 4.15 kita berangkat dari basecamp ,, rencana kita sebelum berangkat adalah kita beranglat dari base cam 4.15 dan sore sekitar jam 5 minimal udah sampe pos 7, dan yang terjadi adalah kita sampe ke pos 3 jam 12 .. bayangin deh, berapa jam tuh dari basecamp sampe pos 3 haha namanya juga Team Siput J ,, karna cuaca saat kita istirahat di pos 3 ini memburuk dan akhirnya hujan yaudah akhirnya kita buka tenda aja di pos 3 ini dan kita makan makan sampe kenyang yang membuat kita tidur pulas sampe ga kerasa kalo tiba tiba udah jam 12 malem, akhirnya kita dibangunin semua tuh yang pada tidur, kita dari pos 3 ini langsung niatan sampe puncak, jadi kita jalan Cuma bawa 2 tas caril yang isinya logistik semua sementara tenda dan tas tas lannya kita tinggal di pos 3 .. akhirnya setelah beberapa jam perjalanan kita sampe pos 5 jam 5.30 dan kisambil menyaksikan sunrise sejak sampe jam 6.00, sekitar setengah jam di pos 5 sambil kita menyortir isi tas untuk di tinggal 1 dan di bawa ke puncak satu .. akhirnya sampailah kita di puncak jam 07.09 pagi,  masih lumayan sepi sih dan belum banyak yang sampe pucaknyaa.. kita foto foto di puncak sambil gue liatin ke arah kawah kalo ada orang yang jalan ke kawah gue niat banget pengen ngikutin, eh sampe jam 9 di puncak tak kunjung datang juga yang turun ke kawah, yadah deh next time lagi aja kalo mau ke kawahnya kayanya

Di puncak dari jam 7 sampe jam 10 kita mulai turun, gilaa lama banget kan kita di puncakk, haha … kita sampe pos 7 untuk ambil tas yang ada logistik mentah (sosis, beras, tempe dll) karna kita lapar akhirnya kita masak masak dulu di pos 7 itu sampe jam 13.00 kita baru selesai makan makan, eh sial juga ternyata pas kita selesai makan langsung ujan, karna ga bawa tenda ke pos 7 ini akhirnya kita tiduran aja di dipan yang ada di pos 7 ini sampe jam 18.00 gue laper dan akhirnya kita masak2 lagi buat ngabisin logistik di tas, jam 18 ini udah ga ujan sih sebenernya, tapi kabutnya tebel banget, bayangin kita Cuma bisa liat jarak sekitar 2 meter meski pake senter yang paling terang juga tetep pendek liatnyaa.. yaudah akhirnya kita tiduran lagi tuh sampe jam 22, gue sambil tiduran sambil mikir, kalo gini terus sampe jam 3an kita bakalan nggigil semua niih, secara kita semua tidurnya ga ada yang pake sb, Cuma beralaskan papan yang ada di pos 7 itu, yaudah akhirna gue putuskan buat turun ke pos 3 buat tiduran di tenda, kita dari jam 23 di pos 7 sampe pos 3 sekitar jam 2an kalo ngga salah, akhirnya kita tidur lagi tuh di pos 3, dan gila benerrr masih ada juga yang laper , yauah akhirnya yang laper masak2 sendiri aja tuh, gue mah udah ngantuk banget, lagian tendanya tetep anget dan ada sb nya di tenda, yaudah gue tiduran sampe jam 6 pagi gue di bangunin mau bongkar tenda kalo kita udah mau cabut dari pos 3 ini , kita mulai jalan dari pos 3 ini sekitar jam 6.30 dan sampe basecamp sekitar jam 9 dimana saat perjalanan ke basecamp ini kita ada yang tiduraan, ada yang jalannya lambat banget ,, yah namanya juga siputt heehe.. nemu warung di pos 1 kita ngopi2 dulu terus beli beli pisang di pos 1 ini, fyi harga pisang di sini 3000rban dan harga mendoan (tempe goreng) sama juga 3000rb,pokoya kita makan makan di pos 1 itu sampe ga kesara kalo habis hampir 100rb haha.. tapi yudah lah ga masalah,, makan juga baik kan buat kesehatan hehe

Kita sampe basecamp sekitar jam 9, karna di tas logistik masih ada beberapa bahan makanan yang mentah akhirnya kita habiskan di base yang dimana kita semua jadi sangat kenyang, dan kita selesai makan makan di base jam 12 kita lanjut tidur dan kita kebangun jam 15, yaudah kita langsung siap siap buat pulang kerumah, karna hujan juga karna ada yang sekolah buat hari jum’atnya yaudah akhirnya kita trabas aja tuh hujan, akhirnya kita sampe rumah sekitar jam 17.30 udah sampe rumah mas rahmat, yang dimana kita kumpul dulu buat re-packing barang2 bawaan,

Udah, sekian dulu buat artikel pendakian ke slamet ini dengan Team Siput, sampai jumpa di gunung2 lainnya yang pastinya masih bersama Tim Siput ini ..

Untuk foto fotonya besok lagi ya, kuota limit juga bingung mau upload yang mana hehe

Catatan Perjalanan, Solo,

Niatnya ke Jogja malah nyasar ke Solo – Hari 3

Kita di kosnya rahman ini sekitar jam 11 malem baru masuk kos, dan gue takut kalo motor yang gue bawa ilang, soalnya motor yang gue bawa bukan motor gue dan motor itu adalah motor kakak keponakan gue yang sengaja gue pinjem buat muter2 jogja, gue takutnya di kos ini adalah motor yang gue bawa ilang, soalnya motornya di parkirkan di luar dan ga dimasukin ke dalem, soalnya di dalem grasinya udah full motor, tapi alhamdulillah ternyata motornya ngga ilang , hehe

di di dalem kos kita bertiga cerita2 tentang perjalanan dan akhirnya rahman usul ide kalo kita coba kereta Prameks aja, fyi kereta prameks ini harga tiketnya 8.000 untuk tujuan solo, bayangin aja dari jogja ke solo berapa jam aja tuh kalo naik motor, mayan rame juga sih isi kretanya, yaudah akhirnya kita niatan jam 5 pagi udah di stasiun tapi akhirnya kita berangkat jam 7 dan sampe di stasiun lempuyangan kebagian tiket Prameks yang jam 8, kita sampe di stasiun Balapan solo sekitar jam 9, sejak turun dari kereta kita udah bingung mau kemana dari stasiun ini, kita jalan ke luar Stasiun buat cari TransSolo, tapi setelah di tungguin setengah jam ngga ada kabar yaudah kita akhirnya buka maps aja yang ternyata di maps jarak dari stasiun ke Keraton solo ngga jauh (di maps) yaudah akhirnya kita jalan kaki buat menuju ke Keraton Solo ini, eh pas baru sampe pintu masuk keraton langsung di sambun ujan yang sangat deres banget .. agak nyesel juga sih jalan dari stasiun ke keraton malah sampe tkp ujan deres banget   …

ehh udah lah gue males ngelanjutin ceritanyaa hehe, kalo mau tau ceritanya tanyain kalo ketemu gue aja, jujur gue lagi males nulis hehe.. liat fotto2nya aja yaa

Baca semua ceritanya dari mulai part 1 ya biar nyambung

Niatnya ke Jogja malah nyasar ke Solo – Hari 1

Niatnya ke Jogja malah nyasar ke Solo – Hari 2

Niatnya ke Jogja malah nyasar ke Solo – Hari 3

ini adalah blog pribadi milik Miftahul Huda, yang sengaja dibuat untuk menyimpan cerita dikehidupannya, dan terkadang juga berbagi info yang bermanfaat disini

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,113 other subscribers